→ Aku tak pernah berpikir tentang bagaimana caraku mati, tapi mati ditempat seseorang yang aku cintai kelihatannya itu cara yang terbaik untuk pergi
→ Aku bisa melihat apa yang sedang berusaha kau lepaskan. tapi aku bisa lihat kalau itu hanya membuat orang orang tetap jauh darimu. itu topeng.
→ Aku tak punya... kekuatan untuk jauh darimu lagi.
→ Aku disini, aku mempercayaimu.
→ Aku tak takut padamu aku hanya takut kehilanganmu... seperti kalau kau pergi menghilang.
→ Aku jatuh cinta padanya tanpa syarat dan perasaan ini tak bisa ditarik kembali.
→ Aku tak bisa menyesali keputusanku sendiri yang membawaku berhadapan dengan kematian.
→ Dia masih akan memiliki apa yang dia miliki dalam hidupnya.
→ Mati adalah kedamian... mudah... kehidupan lebih sulit.
→ Aku hidup karenamu. tidak, kau mengalami ini karena aku.
→ Kita tak bisa dipisahkan. kau tak bisa meninggalkanku.
→ Aku tak akan mengakhiri hidupmu, demi kau.
→ Kegembiraan indah ini harus berakhir dengan kejam dan dalam kemenangan mereka mati, seperti api dan abu.
→ Satu-satunya hal yang bisa menyakitiku adalah kamu.
→ Kau satu-satunya alasanku untuk tetap hidup.
→ Pada saatnya nanti, sesuatu akan memisahkan kita. Bisa jadi kecelakaan atau aku jatuh sakit atau umurku yang menua.
→ Semuanya akan menjadi seperti aku tak pernah ada.
→ Jika ini mengenai jiwaku, ambilah. Aku tak menginginkannya tanpamu.
→ Saat kau pergi, dan dia pergi, kalian membawa semuanya pergi. Tapi kehampaan tanpa dirinya ada dimanapun.
→ Rasa sakit ini adalah satu-satunya yang mengingatkanku kalau dia ada, kalau kalian semuanya nyata.
→ Jika dengan menghadapi bahaya bisa membuatku bertemu dengannya, maka akan ku cari bahaya itu.
→ Terkadang kau harus belajar mencintai apa yang baik untukmu.
→ Aku bukan seperti mobil yang bisa kau perbaiki. Aku takkan bisa seperti dulu.
→ Akan kucari tempat dimana aku bisa melihatnya lagi.
→ Aku hanya tidak bisa menjalani hidup di dunia ini dimana kau tak ada didalamnya.
→ Aku membutuhkanmu untuk tetap hidup normal, menjalani hidup bahagia. Mudah sekali bagimu meninggalkanku.
→ Karena jujur saja, aku tak tahu bagaimana menjalani hidup tanpamu.
→ Kau pernah memilih untuk tidak mau hidup tanpanya, yang membuatku tak punya pilihan.
→ Aku takkan meninggalkannya sampai dia menyuruhku menjauhinya.
→ Jangan paksa aku memilih, karena aku akan memilih dia. Akan selalu dia.
→ Hidupku tak menyedihkan. Tidak sempurna, tapi tak seorangpun yg hidupnya sempurna.
→ Aku melawan perasaan ini, karena aku tahu itu takkan mengubah apapun.
→ Ini adalah antara aku yg seharusnya dan aku yg sebenarnya.
→ Aku akan khawatir. Kau akan khawatir. Dan kita berdua akan merasa lebih merana.
→ Satu-satunya cara agar aku bisa melindungimu, adalah dengan bersamamu.
→ Aku melawan perasaan ini, karena aku tahu itu takkan mengubah apapun.
→ Aku akan selalu menunggu. Sampai jantungku berhenti berdetak. Mungkin bahkan setelahnya.
→ Aku harus menghadapi kematian... dan kehilangan dan penderitaan, dalam duniamu. lebih nyata, lebih...diriku sendiri. Karena ini juga duniaku.
→ Sungguh hal yang mengagumkan bisa bertemu orang yang bisa menggantungkan hidupmu padanya. Dan orang yang akan menerimamu apa adanya.
→ Kau takkan memulai sesuatu yang akan kami akhiri.
→ Waktu takkan terasa berlalu saat bersamamu.
→ Kebahagiaan apapun lebih baik daripada bersedih...
→ Aku tahu bagaimana ini berakhir. Dan aku tak mau menyaksikannya.
→ Kau akan hidup dengan bagian dari diriku.
→ Kita semua khawatir tentang waktu, Khawatir tak bisa menghabiskan banyak waktu Ini membuat setiap momen sangatlah penting
→ Takut bukanlah hal yang buruk
→ Itu pilihanmu dan kau layak mendapatkan kebahagiaan.
→ Ini lebih berarti dari hidupku. Untuk ini aku mencintaimu
→ Tidak ada yang mencintaimu Seperti aku mencintaimu